Showing posts with label poetry. Show all posts
Showing posts with label poetry. Show all posts

nilai

Apa sih?
Nilai itu apasih?

kenapa kayaknya sekarang nilai itu jadi suatu kebutuhan primer?
usaha  itu komplemen, hanya formalitas
belajar itu sekarang bukan kewajiban, yang jadi keharusan itu adalah nilai

nilai setinggi langit
dada membusung
apanya yang berharga
ini hanya angka
kenapa merah jadi sesedih ini
sementara 9 jadi pusaka

paham?
gak, mereka gak paham, cuma segelintir orang sok tau yang berasumsi bisa mengubah jaman dengan argumen rendahan.

klise, yang berkuasa itu menang. butuh bukti?
banyak, tapi ada yang mau menuntut?
terlalu takut oleh kuasa, terlalu tunduk oleh kecaman

bukan, ini bukan masalah masa depan, masa depan saya bukan milik nilai
ini masalah harga mati, ini tirani

hidup?


huff..sekarang gue bingung harus ngapain. kenapa setiap ada apa-apa gue ngerasa bersalah..kapan ya gue bisa tenang..gue gak tahan banget kalo hidup hgarus kayhak gini terus..apa mungkin hidup cuma untuk ini aja?


entahlah


entahlah

kadang harmoni
kadang tragedi

layaknya memiliki 2 rasa
saling singkron dan membentuk simbiosis
kalau yang disana mati
yang disini juga

entahlah

kalau yang disana menderita
disini juga

walau awalnya hati ini bahagia
tapi semuanya bergantung yang disana
bisa tiba-tiba melayang karena yang disana
bisa tiba -tiba tersungkur karena yang disana

lelah mungkin
letih mungkin

entahlah

interpretasi sulit atas paradigma kehidupan
tapi bukan salah siapa-siapa
ini salah aku seorang

apanya

apanya yang salah?
kalo gue punya teman kayak lo
apanya yang jauh?
kalo gue jalan bareng sama lo
apanya yang susah?
setiap ngebisikin semangat buat gue
apanya yang sepi?
padahal lo selalu ada di samping gue

gak ada apanya, gak ada kenapa gak ada tanda tanya
karena lo bukan pertanyaan, tapi jawaban buat gue

pothole



POTHOLE-------P+O+T+H+O+L+E----------HOPE

mungkin berantakan atau susah di cari, memang harus disusun, dan mungkin ada yang dibuang dan disingkirkan. tapi semuanya pasti ada jalannya kan?

mungkin gak susah untuk nutupin lubang dijalan..
bisa diisi dengan air penuh selautan..
tapi itu tetap lubang kan?

perlu sesuatu untuk dirubah
perlu sesuatu untuk di buang
perlu perlu langkah pasti menuju perubahan

dan disitu kita temukan harapan.

-aga